"Peralihan Blok Rokan Semakin Mendekat"
Alih kelola Blok Rokan dari PT Chevron Pacific Indonesia ke PT Pertamina (Persero) kian dekat. Per 9 Agustus 2021 nanti, Pertamina resmi mengelola blok ini 100 persen melalui anak usahanya, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).
Perseroan
pun makin intensif berkoordinasi dengan Chevron, terutama pada terutama pada
transisi sembilan bidang utama, yaitu Drilling Work Over, Pasokan Listrik dan
Uap, Kontrak dan SCM, IT dan Petroteknikal, Data Transfer, Human Capital, SOP
dan Perizinan, Chemical EOR, serta Lingkungan dan ASR (Abandonment and Site
Restoration).
Pertamina
melalui PHR juga telah mempersiapkan program jangka panjang untuk
mempertahankan produksi dan menahan laju penurunan minyak.
Blok Rokan adalah blok yang secara natural sudah mengalami penurunan
produksi dari tahun ke tahun. Untuk itu, upaya-upaya menahan laju penurunan dan
peningkatan produksi merupakan hal yang paling krusial.
"Sesuai dengan jangka waktu kontrak bagi hasil dengan Pemerintah,
Blok Rokan akan dioperasikan hingga tahun 2041 oleh PHR. Pada masa itu kami
harus memastikan Blok Rokan terus dapat berkontribusi maksimal terhadap
produksi nasional melalui berbagai program yang kami jalankan,"
“Subholding Upstream
Pertamina melalui PHR juga melakukan persiapkan program kemasyarakatan,
sehingga pasca alih kelola tidak hanya sisi operasional yang akan jalan
berkesinambungan, tetapi juga di sisi sosial, masyarakat dan lingkungan,”
Blok Rokan merupakan
blok penyumbang produksi sebanyak 24 persen terhadap produksi nasional. Saat
ini dioperasikan oleh PT Chevron Pacific Indonesia dengan rata-rata produksi
pada kisaran 165 ribu barel per hari. Blok Rokan memiliki lima lapangan besar
yaitu Duri, Minas, Bangko, Balam South, dan Petapahan yang tersebar di lima
kabupaten di Provinsi Riau.

Lapangan ajolah yg meko cakap kan..kalau tak ado Dumai sebagai pelabuhan penyalur hasil minyak,nak meko tarok mano pipa tu..
BalasHapusDUMAI HARUS DAPAT BAGIAN DARI PI 10%..!!!!!😡
Harapan masyarakat Kota Dumai tentu berharap Hasil nya itu ada Untuk Dumai bung
Hapus